Muting Satu
Media Perintis | Berita & Artikel | Informasi Terkini Papua

Setneg: Anak Papua Disabiitas Bisa Jadi PNS dengan Kriteria Khusus

0 730

JAKARTA (MUTING SATU) – Sebanyak 82 orang tenaga kerja yang terbagi dalam empat kategori yakni putra atau putri papua barat, disabilitas, cumlaude dan umum masuk dalam kriteria khusus Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia (Kemensetneg) tahun 2018.

Terkait hal itu diumumkan lansung oleh Kemensetneg yang tertuang pada Nomor P-02/D-3/09/2018 tentang Pelaksanaan Seleksi CPNS Kemensetneg Tahun 2018 melalui Akun Twitter resminya.

Berikut adalah kriteria yang tepat untuk jabatan yang diumumkan Kemensetneg yang dikutip dari laman tribunnews.com;

Dalam penerimaan CPNS Kemensetneg, kategori disabilitas dibutuhkan satu orang untuk menempati posisi jabatan Auditor Terampil dengan kualifikasi pendidikan S3 Akuntansi.

Baca Juga

Kategori putra dan putri Papua Barat dibutuhkan sebanyak satu orang untuk menempati posisi jabatan Analis Hubungan Antar Lembaga dengan kualifikasi pendidikan S1 Ilmu Administrasi Negara/ Administrasi Publik/ Manajemen dan Kebijakan Publik/ Ilmu Pemerintahan/ Ilmu Politik.

Sedangkan kategori cumlaude dibutuhkan sebanyak delapan orang untuk menempati jabatan Analis Perundang-undangan dan Rancangan Peraturan Perundang-undangan, Analis Hukum, Penyusun Kerjasama Teknik Luar Negeri, Analis Sumber Daya Manusia Aparatur, Analis Mutasi Pejabat Negara serta Analis Data dan Informasi.

Sementara kategori umum dibutuhkan sebanyak 72 orang untuk menempati berbagai jabatan dengan kualifikasi pendidikan minimum S3 dan S1.

Dipaparkan, disabilitas adalah seorang yang menyandang disabilitas atau kebutuhan khusus dengan kriteria mampu melaksanakan tugas seperti menganalisa, mengetik, menyampaikan buah pikiran dan berdiskusi.

Sedangkan putra atau putri Papua Barat adalah seorang yang memiliki garis keturunan Papua dibuktikan dari Akta Kelahiran atau Surat Keterangan Lahir dan diperkuat dengan Surat dari Kepala Desa atau Kepala Suku.

Sementara, kriteria cumlaude harus dibuktikan dengan predikat kelulusan dengan pujian, Perguruan Tinggi Negeri berakreditasi A dan Program Studi berakreditasi A saat kelulusan atau Perguruan Tinggi Luar Negeri yang telah mendapatkan penyetaraan status cumlaude dari Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi.

Untuk melihat pengumuman dalam versi PDF bisa langsung mengunduhnya pada laman Setneg.go.id(*)

Source Tribunnews
loading...