Muting Satu
Media Perintis | Berita & Artikel | Informasi Terkini Papua

Apa itu OMK? Ini Penjelasan Ketua Dekenat Muting

0 1.296

Mutingsatu.com (NGGAYU) – Dalam even atau kegiatan OMK yang berlangsung di Rawa Muting Satu, Desa Nggayu, Distrik Ulilin, Kabupaten Merauke Sabtu 25/08/2018, Ketua OMK Dekenat Muting, Bapak Piter Ndun memberikan keterangan apa itu OMK (Orang Muda Khatolik)?.

Dijelaskan, Orang Muda Khatolik atau lebih dikenal dengan OMK merupakan organisasi Anak Muda dibawah naungan Gereja Khatolik dimana para pesertanya adalah mereka yang berusia antara 13-21 Tahun dan 22-35 Tahun.

“OMK adalah organisasi orang muda dibawah Gereja Kahtolik yang meliputi usia dari 13 sampai 21 Tahun sebagai pemula dan 22 sampai 35 Tahun sebagai Pembina” terangnya sesaat akan dimulainya even OMK Bintal (Bina Mental) di Rawa Nggayu.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa kegiatan atau even OMK ini sudah dua kali dilaksanakan dan untuk pertama kalinya di Statsi Santo Petrus dan Paulus Nggayu yang diikuti oleh Dua paroki yaitu Bupul dan Muting.

“Kami sudah dua kali melakukan kegiatan-kegiatan Bintal atau Bina Mental untuk OMK di wilayah keuskupan Agung Merauke khususnya di Dekenat Muting” jelasnya.

Tahap pertama kegiatan OMK sendiri sudah dilakukan dalam lingkup wilayah tepatnya di Kampung Mandekman atau Muting Empat, sementara yang dilakukan di Desa Nggayu saat ini merupakan even tingkat Dekenat.

Selain itu direncanakan kegiatan-kegiatan OMK yang telah dilakukan sebanyak dua kali ini akan terus berlanjut pada tahun-tahun berikutnya.

Baca juga: Terkendala Dana, Even OMK di Nggayu Terbilang Sukses Digelar

Baca Juga

Dari keterangan Ketua Dekenat, akan dilakukan pada akhir Tahun 2018 dengan tema “OMK yang Diperbaharui di Tahun yang Baru.” Sementara untuk lokasi kegiatan belum ada pembicaraan lebih lanjut karena akan di musyawarahkan melalui tarik undian terlebih dahulu.

“Kalau untuk tempat nanti mungkin akan diadakan penarikan undian untuk tempat selanjutnya” kata dia dilokasi even Rawa Muting Satu, Nggayu.

Dengan diadakan kegiatan OMK ini Selaku Ketua Dekenat dan juga Panitia Bapak Piter Ndun mengharapkan khususnya dari sisi keagamaan dan umumnya kebangsaan even ini mampu memberikan penanaman mental, jiwa berjuang pekerja keras dan jiwa kebersamaan serta menumbuhkan pola pikir yang baik bagi generasi penerus bangsa dan juga keagamaan.

“Sisi Religius tentunya kami ingin menamkan terutama mental orang muda, jiwa pejuang, jiwa pekerja keras, kita membina OMK yang punya wawasan, punya Mindset (Pola Pikir Kedepan) yang sehat” ujarnya.

Ketua Dekenat juga menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari kebangsaan, kebhinekaan dan wawasan pancasila, hal itu terkait dengan masyarakat Indonesia yang bersifat majemuk. Karenanya pada even berikutnya kegiatan ini akan melibatkan pemuda dari lintas agama.

“Tentunya kita di Indonesia adalah bangsa yang majemuk, sehingga kami tanamkan jiwa saling menghargai” tegasnya. Dan ini juga mungkin kedepan kita pasti nanti akan merangkul semua, mungkin hajatnya orang muda kahtolik, tetapi melibatkan lintas Agama” ungkapnya.

Ketua Dekenat Muting juga memberikan Apresiasi kepada seluruh pihak yang terkait khususnya rekan-rekan dari TNI Satgas Pamtas Yonif 323/Buaya Putih yang telah membantu baik secara financial ataupun tenaga dalam mensukseskan acara OMK kali ini.

“Kami juga selaku Ketua OMK berterimakasih kepada Satgas Kostrad Yonif Infantri 323 BP (Buaya Putih). Mereka yang mempunyai ide atau memberikan masukan kepada kami sehingga kami sehingga kami bisa melakukan kegiatan ini” pungkasnya. (AYA)