Muting Satu
Media Perintis | Berita & Artikel | Informasi Terkini Papua

Tamparan Keras untuk Rachel Mariam, Jangan Anda Makan Semen Tol

0 86

Mutingsatu.com (OPINI) – Baru dua hari lalu publik khususnya netizen dihebohkan oleh pernyataan seorang politisi partai gerindra bernama Rachel Mariam. Seperti dilansir Viva Kamis, 16 Agustus 2018 | 07:36 WIB lalu dengan tajuk “Rachel Maryam: Rakyat Miskin Dikasih Makan Aspal Jalan Tol”. (LINK)

Berita tersebut menjadi viral dan menimbulkan banyak komentar di media sosial, salah satu yang menarik untuk disimak adalah tulisan dari Muhammad Hajar berikut ini sebagai tanggapan untuk politisi Rachel Mariam. Simak tulisannya berikut ini.

Sidiran dalam pertanyaan bu Rachel Mariam yang tampak Religius ini tentu sangat sulit untuk dijawab. Meski demikian, saya akan coba untuk menjawabnya.

Begini ya bu Mariam.

Infrastruktur itu dibangun demi kepentingan masa depan bangsa dan Negara. Bukan buat ibu makan.
Infrastruktur akan membuat kemajuan Indonesia dalam banyak hal nantinya setelah semuanya rampung. Bukan buat ibu makan.

Infrastuktur merupakan organ yang penting demi kelangsungan hidup sebuah daerah. Namun di Indonesia, pendanaan pemerintah saja tidak cukup untuk melakukan pembangunan infrastruktur tersebut.

Indonesia memang kaya aset, tapi tidak dengan pendanaannya. Dapat dikatakan, dana yang ada itu hasil warisan hutang Presiden-Presiden terdahulu.

Jokowi ibarat seseorang yang mendapatkan warisan tanah yang sudah digadaikan, dengan sedikit uang. Artinya Jokowi menanggung beban hutang, sekaligus keluarga besarnya.

Selain harus memikirkan bagaimna cara membayar hutang, Jokowi juga harus tetap memikirkan kelangsungan hidup keluarganya.

Akhirnya, Jokowi berpikir untuk membuat usaha yang menguntungkan bagi keluarganya, keluarga besar bangsa Indonesia. Bukan hanya untuk dirinya, apa lagi buat ibu makan bahan-bahannya.

Untuk membangun usaha tersebut dananya minim. Karena dananya minim, maka Jokowi mengambil keputusan untuk meminjam uang dan mencari orang yang mau bekerja sama.

Kita buatlah usaha tersebut adalah bengkel. Selama bengkel tersebut belum selesai dibangun, dan belum beroprasi, keluarga besar tentu harus bersabar. Karena belum ada hasi.

Sama halnya dengan Infrastruktur ini bu Mariam. Anda harus sabar hingga rampung, baru bisa ikut menikmati hingga anak cucu anda. Bukan anda makan bahan-bahan bangunanya.

Kehadiran investasi pembangunan Infrastruktur Indonesia sangat dibutuhkan. Inilah kesempatan Anda untuk turut serta di dalamnya. Bukan hanya nyinyir, lalu makan semen Tol.

Bukan hanya berpeluang mendapatkan keuntungan, melakukan investasi pembangunan infrastruktur Indonesia akan memberikan Anda kesempatan memberikan manfaat bagi kemajuan suatu daerah. Sebab, Anda secara tidak langsung memberikan kontribusi dalam berbagai hal seperti berikut ini.

Baca Juga

Yang pertama, menciptakan lapangan kerja.

Dalam sebuah proses pembangunan infrastruktur Indonesia dibutuhkan berbagai sumber daya untuk mengerjakannya. Baik itu sumber daya alam yang menjadi bahan baku atau faktor pendukung pembangunan, maupun sumber daya manusia.

Selain keberadaannya sendiri, kebutuhan akan pengolahan sumber daya alam memerlukan keterlibatan tenaga manusia. Hal ini akan membuka lapangan pekerjaan bagi manusia yang berada di daerah tersebut. Tidak ubahnya pengelolaan sumber daya alam, kegiatan pembangunan infrastruktur Indonesia itu sendiri juga membuka lapangan pekerjaan bagi penduduk daerah tersebut dan wilayah lain yang terlibat. Misalnya, dalam pembangunan bandara di sebuah daerah akan dibutuhkan arsitek, pekerja bangunan, dan tentu saja pekerja pendukung misalnya penjual makanan dan lain sebagainya.

Sehingga, Anda pun secara tidak langsung menjadi bagian dalam penciptaan lapangan pekerjaan bukan hanya di daerah tersebut namun juga wilayah di sekitarnya. Tapi bukan buat anda makan lapangan pekerjaannya bu Mariam.

Yang kedua, membantu pemerataan pertumbuhan ekonomi.

Bukan hanya pada pengerjaannya, meningkatnya ketersediaan lapangan kerja juga dapat menjadi dampak baik dari pembangunan infrastruktur Indonesia ini. Dengan terbukanya akses untuk menjangkau daerah tersebut, akan muncul kemudahan dalam arus pengiriman barang baik dari dalam maupun luar daerah yang akan meningkatkan aktivitas ekonomi daerah tersebut.

Berbagai produk yang dihasilkan baik itu hasil pertanian, perkebunan, maupun barang produksi dapat dengan mudah dipasarkan di luar daerah dan membuat pasar yang lebih besar. Selain itu, terbukanya tempat wisata sebagai upaya pemenuhan kebutuhan tersier penduduk daerah ini juga akan memberi pemasukan bagi pendapatan daerah.

Lebih penting lagi, wirausaha dan UKM akan muncul perlahan untuk meningkatkan kegiatan ekonomi daerah tersebut. Dengan terbukanya kesempatan ini melalui pembangunan infrastruktur Indonesia, akan semakin banyak investor yang ikut serta memajukan daerah tersebut dan membuat daerah yang berpendapatan kecil lebih berpeluang untuk meluaskan kesempatannya.

Yang ketiga, meratakan pembangunan

Akhirnya, kesempatan yang terbuka akibat adanya pembangunan infrastruktur Indonesia dapat berdampak kepada sesuatu yang lebih besar, yakni pemerataan pembangunan. Pemerataan pembangunan merupakan sebuah langkah yang besar menuju pemerataan ekonomi.

Dengan kemampuan ekonomi yang lebih baik, sebuah daerah pun dapat menghidupi dirinya sendiri. Terbukanya kesempatan bagia suatu daerah berarti terbukanya kesempatan bagi setiap individu di dalamnya. Sehingga, kesenjangan ekonomi antara penduduk sebuah daerah dengan penduduk dari daerah lain dapat dihindari. Jadi, tidak ada lagi daerah tertinggal, setelah tercapainya pembangunan infrastruktur Indonesia, kini semua mendapatkan kesempatan yang sama untuk terlibat dalam proses ekonomi.

Tidak mudah untuk membuat orang untuk ber-Investasi bu Mariam. Tapi Jokowi mampu membuat banyak orang baik dalam maupun luar Negeri untuk ber-Investasi, dalam pembangunan Infrastruktur.

Jokowi juga harus memulai pembangunan dulu, baru orang bisa yakin bahwa apa yang sedang dibangunnya dapat menguntungkan seorang Investor. Itu mengapa Jokowi terpaksa mengambil keputusan untuk berhutang lagi.

Jokowi hutangpun bukan untuk dirinya sendiri, atau dibagikan dengan para koruptor dan mafia. Tapi untuk masa depan bangsa dan Negara Indonesia. Termasuklah didalamnya anak cucu kandung bu Mariam nantinya.

Saran saya, dari pada nyinyir ga karuan memperlihatkan ketidak pahaman ibu, saran saya lebih baik ibu ikut ber-Investasi dalam pembangunan yang akan dinikmati anak cucu ibu juga. Tapi sekali lagi saya tekankan, bahan bangunannya jangan ibu makan.

Salam Waras
Muhammad Hajar. (Link)