Muting Satu
Media Perintis | Berita & Artikel | Informasi Terkini Papua

Bayi Lahir dengan Mata Satu? Ternyata Iniloh Sebabnya

0 1.875

MUTINGSATU.COM – Fenomena bayi lahir dengan hanya memiliki mata satu yang terjadi pada ibu melahirkan disebabkan oleh banyak faktor.

Melansir tempo.co (15/09/2018) disebutkan ada bayi perempuan yang lahir pada Kamis 13 September 2018 lalu di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mandailing Natal, Sarifudin Nasution bayi yang terlahir dengan kondisi memiliki mata satu bisa disebabkan oleh beberapa hal, salah satunya adalah bayi ketika masih dalam kandungan sering terpapar bahan kimia semisal merkuri atau kimia berbahaya lainnya.

Pasalnya, seperti laporan yang diterima bahwa ibu yang mengandung bayi meninggal setelah tujuh jam melahirkan tersebut sebelumnya adalah pekerja disalah satu tambang emas Mandailing Natal.

“Orang tuanya perantau dari Pulau Jawa,” kata Syarifuddin seperti dilansir tempo.co 14/09/2018.

Selain paparan zat kimia berbahaya, dinas kesehatan juga menduga, jika bayi yang cacat dan hanya memiliki mata satu tersebut diduga akibat terkena virus Rubella.

Masih menurut Syarifudin, Kondisi bayi juga sangat memprihatikan dengan berat badan hanya 2,4 kilogram, mata kuning serta tidak memiliki hidung sehingga harus dipasang dengan alat bantu pernapasan.

Bayi yang lahir sesar ini juga hanya memiliki detak jantung dibawah 100 sehingga memiliki harapan hidup yang tipis.

Syarifudin juga menambahkan dari keterangan dokter, kemungkinan peluang hidup sang bayi hanya bertahan hingga tiga hari dan jika membaik maka selanjutnya akan dirujuk ke Rumah Sakit Medan dengan kemungkinan yang kecil.

Untuk diketahui, peristiwa bayi lahir dengan mata satu serta tidak memiliki hidung tergolong langka, dan baru ada tujuh kejadian diseluruh dunia, dimana sebelumnya pernah terjadi juga di Mesir.

Berdasarkan laporan terbaru yang dirilis tempo pada 14/09/2018 Pukul 01:21 WIB Bayi tersebut telah meninggal dunia.

Apa itu Cyclopia? Penyebab Bayi Bermata Satu

Dalam dunia kesehatan, kondisi bayi lahir dengan mata satu disebut cyclopia atau alobar holoprosencephaly.

DIlansir dari Healthline.com, kasus ini termasuk cacat bawaan lahir paling langka di dunia dengan perbandingan hanya 1 dari 100 ribu bayi yang lahir.

Penyebab Bayi Lahir Mata Satu

Cyclopia terjadi akibat radiasi yang diterima janin selama dalam rahim. Paparan radiasi berlebih dapat berimbas pada pembentukan mata bayi atau organ tubuh lain tak terbentuk dengan sempurna. Tak sempurnanya pembentukan mata dan hidung ini karena otak depan tak membelah dengan sempurna.

Umunya, cyclopia juga menyebabkan keguguran pada bayi dimana, bayi atau janin dengan kondisi tersebut akan diikuti dengan masalah kesehatan lain, seperti malformasi otak bayi.

Penyebab Bayi Mata Satu Cyclopia Belum Pasti

Meski sering dikaitkan dengan paparan radiasi, namun yang menjadi penyebab pasti cyclopia masih belum diketahui. Dari beberapa studi mengungkap paparan radiasi kimia tidak serta merta menjadi korelasi langsung sebagai penyebab cylopia.

Bahkan ada juga riset yang mengungkapkan jika penyebab cyclopia adalah karena kelainan kromosom. Cyclopia atau alobar holoprosencephaly bisa terjadi karena ada tiga salinan kromosom 13 (trisomi).

Kelainan yang kerap disebut sindroma patau ini menyebabkan perkembangan otak, jantung, ginjal, bibir, dan rongga mulut tidak seimbang.

Namun kelainan kromosom lain, kromosom 18 misalnya, juga kerap ditemukan sebagai penyebab cyclopia.

Satu hal yang pasti, cyclopia bisa dideteksi sejak dalam kandungan menggunakan USG. Kecacatan dalam kandungan ini terjadi pada pekan ketiga dan keempat kehamilan.

Source Tempo
loading...